Untuk diketahui, TR di rumah tersebut menumpang dengan rekannyanya berinisial RI (24). Setelah usai meminjam uang, keduanya pun berbincang-bincang di ruang tamu. "Saat sedang berbincang, anak korban meminta minum ke ibunya, dan ibunya meminta kepada pelaku, itu diambilkan minuman dalam botol yang ada di bawah meja," tuturnya Senin (12/6/2023) hari ini. "Setelah itu, ibu korban pun memberikan kepada anaknya dan diminum anak korban," sambungnya.
Lanjut kata perwira satu melati itu, berdasarkan keterangan TR si pelaku ini tidak menduga, kemasan botol yang digunakan pelaku tersebut bersama rekannya RI ini untuk menghisap sabu pada malam sebelumnya itu memberikan reaksi dan efek yang luar biasa, terhadap balita laki-laki itu. "Kan kalau orang menggunakan bong ini, asapnya yang dihisap, bukan airnya. Makanya, dia (TR) tidak menyangka itu dan sadar saat memberikan itu," sebutnya.
Pasca balita yang berusia tiga tahun tersebut minum air dalam bong, yang biasanya si balita tidur cepat, ternyata tidak bisa tidur dan korban menjadi aktif serta mengoceh tidak jelas hingga keesokan harinya. "Ibunya kaget kenapa anaknya ini tidak bisa tidur dan itu baru pertama kali terjadi," imbuhnya.
Rengga menambahkan, TR ini bukan pemakai aktif, melainkan rekannya berinisial RI. TR mengaku baru beberapa kali menggunakan barang haram tersebut. "Jadi, RI ini menawarkan ke TR, yang menumpang di rumahnya. RI bilang dari pada kamu jaga warung gak bisa melek malam, mending hisap dulu lima kali, pengakuan TR seperti itu," bebernya.
Sehingga, untuk RI saat ini masih dalam proses pemeriksaan, terkait dengan penyalahgunaan narkotika. "Itu ditangani oleh Satresnarkoba. Untuk bongnya itu dia simpan dan itu menjadi barang buktinya," ujarnya.
Disinggung soal jumlah saksi yang dimintai keterangan, sudah ada empat orang, termasuk pelaku (TR). "Kalau tes urine TR kami masih menunggu sedangkan RI, hasil positif," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sejak dari Selasa (6/6/2023) lalu balita berusia tahun tidak tidur tiga hari dua malam, yang diduga akibat diberikan air minum campur sabu-sabu, di dalam botol.
Hal ini diketahui setelah ibu dari balita tersebut curhat ke medsos facebook, pada Rabu (7/6/2023) lalu, tentang anaknya yang tidak tidur, mengoceh tidak jelas dan banyak mengelurkan keringat di kepala. Ini terjadi usai diberikan minuman yang diduga air bercampur sabu, oleh tetangganya dalam botol, saat berkunjung ke rumah tetangganya itu.
Editor: Maruly Zainuddin