Pria berusia 31 tahun itu ditemukan tergantung di toilet tempatnya bekerja selama ini yaitu di sebuah pencurian mobil Jalan Teuku Umar, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang.
Zulkifli, teman almarhum MS kepada Korankaltim.com di lokasi kejadian menjelaskan, pukul 22.00 WITA atau jam sebelas malam, MS mendatanginya untuk meminta rokok namun Zul tidak punya dan akhirnya MS memilih untuk menghisap rokok sisa.
"Dia datangin saya minta rokok, tapi tidak ada dan ini uang juga untuk beli rokok batangan," kata pria 36 tahun itu.
Zul sempat melihat MS membawa seutas tali di tangannya namun mengetahui untuk apa tali tersebut. MS sendiri tak diketahui dimana setelah itu dan teman almarhum lainnya, Tomy, yang pertama kali mengetahui MS tergantung di dalam toilet.
Saat itu Tomy hendak buang air tapi pintu toilet dalam kondisi tertutup. "Saya ketok tetapi tidak ada jawaban, ternyata pas saya cek dan buka pintu saya kaget ternyata dia (MS) sudah tergantung," jelas Tomy.
"Saya langsung lari minta bantuan Zul, memberitahu kalau ada yang tergantung di toilet pencucian dan membangunkan teman-teman yang lain," sambungnya.
Teman-teman MS mencari wakar setempat untuk melaporkan kepada pihak berwajib. Tak berselang lama pihak kepolisian dari Polsek Sungai Kunjang, Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, relawan serta PMI pun tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi.
Dikonfirmasi terkait temuan jenazah tersebut Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara mengatakan dari olah tempat kejadian mereka tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada jasad MS.
"Hasil pemeriksaan awal kasat mata tidak ada tanda-tanda kekerasan, tetapi pasti penyebab kematiannya kami tunggu hasil visum," kata Made.
Mengenai motif MS mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menurut keterangan saksi-saksi yang didapatkan polisi, beberapa hari belakangan MS terlihat gelisah karena dicurigai mengambil aki truk tangki yang terparkir di belakang pencucian mobil, tempat MS bekerja. "Terakhir almarhum terlihat temannya jam 8 malam tapi masih kami selidiki lagi," tutup Made.
Editor: Aspian Nur