Pria itu adalah Renaldi, berusia 26 tahun, warga Jalan Lambung Mangkurat. Informasi ini diketahui setelah keluarga almarhum mendatangi Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda siang tadi.
Rahmi, adik almarhum berusia 21 tahun menjelaskan, dirinya mengetahui kejadian tersebut, setelah melihat postingan di media sosial (medsos).
"Saya buka sosmed, terus lihat ada postingan, kok mirip sama jaket kakak saya karena dia bilang mau pergi kerja pagi itu di toko sembako Jalan Jelawat," ujar Rahmi.
Untuk memastikan hal itu, Rahmi langsung pergi ke rumah kakak kandungnya itu di kawasan Jalan Lambung Mangkurat.
"Saya langsung ke tempat kakak saya, terus sama-sama adik saya ke rumah sakit. Sampai disana disuruh ke Polsek," terangnya.
Mengenai keseharian Renaldi, Rahmi menyebutkan kalau sang kakak tak pernah menceritakan permasalahan pribadinya kepada saudara-saudaranya. "Kalau ada masalah dia tak pernah cerita, dipendam sendiri tapi pernah bilang pecarnya mau kesini, tetapi tidak datang-datang," ujarnya.
"Dia kenal pacarnya di Facebook, terakhir dia bilang pacarnya sudah mau menikah terus putus kontak, jadi dia diam saja tidak ada ngomong-ngomong lagi setelah itu," ucap Rahmi lagi.
Selama menjalin hubungan dengan waniat asal Jambi yang dikenal itu, almarhum Renaldi belakangan diketahui kerap mengirim uang kepada pujaan hatinya itu. "Kakak saya sudah beri uang ke dia supaya pacarnya itu mau datang kesini (Samarinda), tetapi ternyata tidak datang," sebut Rahmi.
Almarhum Renaldi awalnya tak diketahui identitasnya. Saat melompat dari atas jembatan hanya meninggalkan sandal dan sebuah jaket di atas jembatan.
Editor: Aspian Nur