Rumah tersebut merupakan milik Almarhum H Asrin yang ditempati oleh 3 anak kandungnya, yakni Rusli, Irma serta Muhammad Sabri.
Disampaikan oleh Kapolsek Tenggarong Seberang, AKP Iswanto yang dihubungi pada Kamis (6/4/2023). Api tersebut diketahui pertama kali oleh Irma yang sedang beristirahat di kamarnya. Dirinya melihat lampu di kamar mandi berkedip-kedip sejak pukul 23.45 Wita. Namun tidak menaruh curiga sebab dirumah tersebut sering digunakan kakak iparnya untuk melakukan servis elektronik.
"Namun makin lama kedipan lampu kamar semakin parah sehingga saksi pergi keluar dari kamar untuk mengecek ada perbaikan apa," terang Iswanto.
Saat keluar kamar, saksi melihat api sudah membesar di kamar tempat servis elektronik. Dirinya langsung berteriak minta tolong sambil memadamkan api dengan peralatan seadanya tetapi api malah semakin membesar.
"Jadi saksi langsung keluar rumah untuk meminta bantuan," tambahnya.
Warga sekitar langsung membantu memadamkan dengan mobil tandon air sebelum akhirnya petugas damkar kecamatan dan Polsek Tenggarong Seberang datang. Menyusul mobil pemadam dari PT. MSJ, BPBD Kukar dan juga relawan damkar dari Kota Samarinda.
"Api berhasil dipadamkan dan di dinginkan pada pukul 01.30 wita dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting arus listrik yang berasal dari kamar servis elektronik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," tutupnya.
Editor: Rusdianto