Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan data sementara yang mereka dapatkan ada sekitar enam bangsal 100 pintu yang terbakar. "Data sementara yang terbakar 6 bangsal 100 pintu, tetapi ini masih dilakukan pendataan lagi," kata Hendra.
Tak ada kendala dalam proses pemadaman karena akses jalan yang lebar. “Hanya saja bangunan yang rata-rata terbuat dari kayu, makanya api dengan cepat menyebar ke bangunan lainnya," sebutnya.
Proses pemadaman berlangsung kurang lebih selama 1,5 jam. "Tidak ada korban jiwa, hanya ada yang sesak nafas dan langsung ditangani," ujar Hendra lagi.
Ditanya soal dugaan penyebab kebakaran tersebut, dirinya enggan untuk menduga-duga dan menyerahkan kepada pihak berwenang untuk menyelidiki. Hendra mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tepian untuk tetap waspada selama bulan Ramadan, saat memasak maupun meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.
"Pastikan semua sudah mati, kompor usai memasak dan listrik saat meninggalkan rumah. Juga, masing-masing rumah wajib memiliki satu alat pemadam ringan," tutup Hendra.
Editor: Aspian Nur