Operasi Mahakam akan berlangsung hingga Senin (20/2/2023) mendatang, dengan sasaran, semua pelanggaran yang menimbulkan ganggungan Kamtibmas, serta kecelakaan.
"Tujuannya untuk mengajak masyarakat memahami pentingnya tertib berlalulintas, dengan begitu keselamatan bisa diwujudkan," kata Kapolres Samarinda.
Selain itu, dengan dimulainya Operasi Keselamatan Mahakam 2023, tilang elektronik atau biasa dikenal dengan ETLE pun mulai diaktifkan.
"Saat ini sudah berjalan, sehingga untuk proses penegakkan hukum, pelanggaran lalu lintas dilakukan secara online," ungkapnya.
Yang mana saat ini ada dua titik kamera statis, yakni di kawasan Simpang Lembuswana dan Muara.
"Dalam satu titik ini ada tiga kamera, yang memiliki fungsi masing-masing yaitu pelanggaran umum, identifikasi kendaraan dan pelanggaran marka serta rambu," terangnya.
Tak hanya dua titik kamera statis saja, nantinya pun akan ada 10 Hand Mobile ETLE. "Selain dua titik itu, ada alat tilang mobil elektronik yang digunakan," imbuhnya.
Untuk teknisnya, para pengendara yang melakukan pelanggaran nantinya, akan disurati sesuai dengan alamat di KTP/NIK maupun kendaraan yang digunakan.
"Mereka akan terima surat, terkait dengan pelanggaran yang dilakukan," ujarnya.
Dan kedepannya ia berharap nantinya akan ada penambahan titik-titik yang ada di wilayah Kota Tepian.
"Kalau misalnya nanti sudah di suport Pemkot, harapannya semua titik bisa tercover oleh tilang elektronik ini," pungakasnya.
Editor: Rusdianto