"Kalau kerugiannya itu mencapai kurang lebih Rp 1 miliar. Karena di dalam kandang itu ada sekitar 7.000 ekor ayam," kata AKP Noordhianto, saat ditemui di Mapolsek Sungai Pinang.
Disinggung soal dugaan penyebab kebakaran tersebut, berdasarkan olah TKP awal dan keterangan saksi, karena pemanas yang diletakkan di tengah kandang.
Yang mana sempat terjatuh dan menyebakan ledakan, sehingga terjadi percikan api.
"Ditambah dengan lantai kandang itu, bahannya mudah terbakar, itu yang memicu kebakaran. Tetapi, selanjutnya masih kami dalami lagi," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kandang ayam, di Jalan Poros Samarinda-Bontang,RT.02, Kecamatan Samarinda Utara, yang berada di area perusahaan pada Jumat (27/1/2023) sekitar pukul 05.00 WITA dilahap api.
Akibat kejadian itu setidaknya ada 7.000 ekor ayam terpanggang, di kandang dengan luasan panjang 100 meter dan lebar 10 meter tersebut.
Menurut keterangan penjaga kandang, Bahruddin mengatakan saat kejadian dirinya sempat mendengar suara ledakan, yang kemudian disertai dengan percikan api.
"Saya ada dengar suara ledakan, sebanyak tiga kali, kemungkinan gara-gara gas permanas ayam terjatuh dan mengenai bahan-bahan yang mudah terbakar," ungkap pemuda 28 tahun tersebut yang ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pagi tadi.
Editor: Rusdianto