Kemudian sepeda motornya berhenti di depan rumah milik Suriyanti (23) yang berlokasi di Perumahan Batu Ampar Permai Jalan Adiguna Batu Ampar, Balikpapan Utara.
Kemudian seorang perempuan, lengkap dengan helm turun dari kendaraan untuk membuka pagar rumah dan mengetuk pintu. Hal itu dilakukan untuk memastikan situasi rumah dalam keadaan tidak berpenghuni.
Setelah dianggap aman, sang pria turun membawa ayam jantan yang disimpan di balik jaket berwarna biru, menuju ke samping rumah. Rupanya ayam yang dibawa itu untuk memancing ayam bangkok milik Suriyanti agar bertarung, sehingga memudahkan untuk menangkapnya.
Usai berhasil menangkap, kedua ayam itu kemudian disembunyikan lagi di balik jaket yang dikenakan. Kemudian mereka pergi meninggalkan rumah korban.
Kepada media ini Suriyanti menuturkan bahwa aksi pencurian ayam miliknya bukan kali pertama."Saya kemalingan ayam bukan masalah ayamnya, tapi kejadian ini sudah 2 kali. Ini baru ketahuan setelah di pasang CCTV,"kata Suriyanti, Rabu (11/1/2023) siang.
Dia merasa khawatir, ketika dibiarkan pelaku bisa membobol rumah miliknya. Di mana rumah kerap tidak berpenghuni karena ditinggal untuk bekerja."Kan bisa saja karena rumah saya sering kosong dia bakal membobol rumah,"ujarnya.
Suriyanti mengaku miris, pencurian itu melibatkan anak-anak. Menurutnya dengan membawa anak-anak agar tidak dicurigai oleh warga sekitar."Kasihan, secara tidak langsung orang tuanya mengajarkan anaknya berbuat hal yang tidak terpuji,"katanya.
Usai viral video itu, rupanya pada sore harinya seorang perempuan terduga pelaku kembali mendatangi rumah Suriyanti dengan membawa ayam miliknya."Istrinya datang balikin ayam dan dia minta maaf, lalu suami saya telpon Ketua RT dan Bhabinkamtibmas lalu di bawa ke Polsek, "tuturnya.
Menanggapi hal itu Kanit Opsnal Polsek Balikpapan Utara Iptu Sunar mengatakan untuk sementara terduga pelaku yang diamankan warga sementara masih dimintai keterangan.
"Masih kami mintai keterangan Istrinya, jadi suaminya kabur. Rencana kami akan melakukan mediasi antar pihak karena kerugian korban kan tidak sampai Rp2,5 juta,"timpalnya.
Penulis : Yudi Hadi
Editor : Rusdi