Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Lantas Kompol Creato Sinitehe Gulo saat dikonfirmasi Senin (7/11/2022) hari ini menjelaskan terkait pencarian pengendara motor yang tidak diketahui identitasnya dan menghilang tersebut.
"Kami masih cari pengendara motor karena setelah kejadian itu saat anggota kami tiba di lokasi dia sudah tidak ada," ujar Gulo.
"Kami masih mencari dan kalau ketemu akan diminta keterangan, apakah sesuai dengan kenyataannya yang terjadi seperti itu," imbuhnya.
Sementara status sopir truk bernama Safruddin masih jadi saksi meski truk yang dikendarai pria 32 tahun itu membuat Azril meninggal dunia.
"Sudah kami mintai keterangan sesuai yang dia ketahui dan statusnya saksi. Semua masih dalam proses pemeriksaan, sementara sudah dua saksi kami periksa," tuturnya.
Sementara Sulastri, ibu Azril yang mengendai motor dan ditabrak motor lain saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit. "Kondisi ibu balita itu masih dirawat dan syok, jadi belum bisa kami mintai keterangan," pungkas Gulo.
Diberitakan sebelumnya, hari Minggu pagi kemarin di Simpang Makroman-Anggana terjadi insiden kecelakaan lalu lintas dimana sepeda motor yang identitas pengendaranya belum diketahui itu dating dari arah Samarinda berbelok menuju Anggana melalui jalur sebelah kanan, mengambil posisi lawan arah.
Saat bersamaan, datang sepeda motor Suzuki Shogun KT 3952 MF warna biru yang dikendarai Sulastri Bersama putranya dan terjadi benturan. wanita 39 tahun itu Bersama bayinya terjatuh ke badan jalan, jalur sebelah kanan.
Disaat bersamaan datang truk roda enam Mitsubhisi KT 8369 RB warna kuning yang dikemudikan Safruddin dari arah Jalan Penangkaran Buaya, Makroman menuju Anggana. Karena jarak sudah sangat dekat, truk melindas kepala si balita dan menyebabkan meninggal dunia.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur