"Penyebab speedboat terbakar masih kami dalami darimana asal api, apakah korsleting mesin atau puntung rokok. Yang jelas saat itu keterangan dari helper dan juru mudinya menyebutkan mereka sedang melakukan pengisian BBM jenis Pertamax dari jiriken 20 liter ke tangki mesin speedboat. Posisi si helper di speed memasukkan selang ke dalam tangki mesin, sedangkan juru mudinya diatas menjaga jiriken," papar Zia.
Mengenai kelayakan speedboat tersebut menurut Zia berdasarkan surat-suratnya masih berlaku. "Rencana mereka mengisi bensin mau berangkat ke Muara Berau karena speedboat itu memang untuk antar jemput kru kapal PT.RDA," terangnya.
Untuk kerugian yang dialami PT RDA imbas terbakarnya speedboat tersebut diperkirakan hingga ratusan juta. "Kalau kerugiannya itu diperkirakan sekitar Rp 150 juta," jelas Zia.
Polisi sudah meminta keterangan tiga saksi yakni helper dan juru mudi speedboat serta pihak agen PT.RDA.
Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (3/11/2022) petang sekitar pukul 17.40 WITA di Jalan Mangkupalas sebuah speedboat terbakar berawal saat keluarnya percikan api ketika helper atas nama Harun sedang berada di dalam speedboat untuk melakukan pengisian BBM di dermaga RDA menggunakan selang dari jiriken ke tangki speedboat.
Saat tengah mengisi, tiba-tiba pria 26 tahun tersebut melihat ada percikan api dan dengan cepat menyambar lantai kapal.
Harun langsung menarik selang tersebut dari tangki dan langsung terjun ke sungai. Sementara, sang juru mudi Tezar berada diatas jembatan mengawasi jiriken, langsung memotong tali speedboat yang terikat untuk menghindari api menyambar ke jembatan kayu.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur