Kasi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Samarinda, Surono mengatakan, pihaknya kerap mendapat laporan dari masyarakat bahwa di angkringan tersebut, banyak anak-anak sekolah yang nongkrong di jam belajar.
Sehingga, atas laporan itu pihak petugas Satpol PP Kota Samarinda langsung menindaklanjuti dengan melakukan razia.
Kedatangan petugas itu pun membuat para pelajar kocar-kacir dan langsung berhamburan keluar. Setidaknya, ada 11 pelajar, yang diamankan dan digiring ke Kantor Satpol PP Samarinda.
"Saat kami datang ke salah satu warung di Jalan KS Tubun ada sekitar 60 pengunjung dan 40 diantaranya itu adalah pelajar yang masih menggunakan seragam sekolah lengkap," kata Surono saat ditemui di Kantor Satpol PP Samarinda.
"Jadi, dari 40 pelajar ini kami mengamankan 11 anak, kalau yang lainnya itu ada yang kabur, sebagian beralasan karena PKL, jadi sudah pulang sekolah," sambungnya.
Lanjut kata Surono, pihaknya pun mengingatkan kepada pemilik warung makan atau angkringan untuk lebih selektif lagi dalam menerima pelanggan, seperti pelajar, apalagi masih jam pelajaran.
"Dan ini kami panggil orang tua masing-masing untuk lebih memperhatikan anak mereka dan mengingatkan, kalau waktunya belajar ya belajar," pungkasnya.
Penulis:Nancy
Editor : Rusdi