Pria 40 tahun tersebut, diketahui mengalami kekerasan gara-gara urusan sepele.
Ayup menegur Hamliyani, yang pada (28/10/2022) mengendarai sepeda motor, lalu masuk ke dalam gang dengan kecepatan tinggi.
"Saat itu langsung ditegur sama korban (Ayup). Karena Hamliyani tidak terima, dia panggil temannya Ansari dan Amat kemudian mendatangi korban. Setelah bercakap-cakap singkat, disitulah langsung mengeroyok korban dan para pelaku langsung menikam korban. Tetapi dua meleset, karena korban sempat lari dan hanya sajam (senjata tajam) Hamliyani yang mengenai perut korban, kemudian para pelaku langsung kabur," beber Jajat.
Lanjut kata Jajat jika hubungan antara keduanya hanya kenal saja dan tidak salaing kenal satu sama lain. "Kenal saja, kalau itu anak gang senggol," ujarnya.
Disinggung soal kondisi korban saat ini, ia menyebutkan jika korban sudah sehat dan telah dimintai keterangan.
"Jadi, kalau pelaku yang kami amankan ini hanya preman di gang situ, dan belum pernah masuk penjara," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, pria bernama Ayup alias Idup ditemukan tergeletak oleh rekannya, dengan luka tikaman di bagian perut dan lebam di bagian tubuhnya pada Jumat (28/10/2022) sekitar pukul 14.00 WITA di Jalan Agus Salim, Gang 1, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, tepatnya di taman pinggir bantaran Sungai Karang Mumus.
Penulis:Nancy
Editor : Rusdi