Nanda meninggal dunia dengan cara tragis, mengambang di Sungai Mahakam kawasan Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang setelah dinyatakan keluarganya hilang sejak Kamis (13/10/2022) tiga hari lalu sampai akhirnya ditemukan Minggu (16/10/2022) kemarin jam lima sore.
Nanda ditemukan dibawah Landing Craft Tank (LCT), kapal pengangkut barang dalam posisi mengambang, mengenakan baju batik berkerah warna cokelat dan celana jeans panjang hitam, ciri-ciri pakaian yang sama dengan yang dikenakan oleh almarhum seperti laporan keluarganya.
Unit Inafis Polresta Samarinda mengetahui penemuan Nanda setelah menerima laporan kehilangan orang dengan identitas yang ditemukan pada jasad almarhum sama dengan yang dilaporkan.
Tim Inafis pun bergegas menghubungi nomor yang tertera dalam surat kehilangan tersebut dan memberitahu jika keluarganya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan meminta keluarga Nanda datang ke kamar jenazah, memastikan itu adalah keluarga mereka yang hilang.
Di RSUD AW Syahranie, pihak keluarga langsung diperlihatkan jasad almarhum dan meski kondisi tubuhnya sudah membengkak dan sulit dikenali serta mengeluarkan aroma tak sedap, tetapi pakaian yang dikenakan serta identitas yang ditemukan sama dan dibenarkan pihak keluarga.
Keluarga almarhum Nanda berstatus sepupu bernama Susi kepada Korankaltim.com menjelaskan kalau keponakannya itu baru dua pekan di Samarinda, datang dari kampung halamannya di Madiun dengan tujuan untuk bekerja diwarung makanan milik ibu.
"Dia disini baru dua minggu, kalau tidak salah tanggal 25 September datang, di amau kerja di warung nasi goreng ibu saya," ujar Susi saat ditemui di kamar jenazah Minggu (16/10/2022) tadi malam.
Wanita 32 tahun ini menyebutkan jika selama dua pekan di Samarinda almarhum juga pernah pergi tanpa pamit dengan bejalan kaki, tetapi berhasil ditemukan pihak keluarga, tak jauh dari kediamannya kawasan Jalan Kadrie Oening. "Dia memang pernah pergi tapi ketemu, ini yang kedua kalinya dia pergi. Memang anaknya pendiam tapi kondisinya sehat," sebut Susi.
Diberitakan sebelumnya, jasad Nanda pemuda 23 tahun ditemukan mengambang di perairan Sungai Mahakam di Kawasan Untung Suropati. Dari pantauan media ini di lokasi penemuan, jasad Nanda ditemukan, tepat berada di bawah LCT dengan posisi terlentang masih mengenakan pakaian lengkap, namun berdasarkan pemeriksaan awal di tubuh almarhum ditemukan ada dua luka sayatan di tangan sebelah kanan dan bagian leher.
Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, terkait bekas sayatan pada tangan almarhum tersebut.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur