"Kejadiannya kemarin, Makpong dan istrinya Rinda yang tinggal di pondok kebun mereka sedang berkebun. Jam sebelas siang Rinda sudah tidak melihat keberadaan suaminya lagi di kebun dan tak pulang sampai jam empat sore. Rinda langsung menghubungi keluarganya menginformasikan hilangnya suaminya itu," kata Melki.
Sekitar pukul 20.00 WITA, berkumpul 10 orang di rumah Rinda dengan maksud mencari Makpong. Sekitar pukul 21.00 WITA rombongan 10 orang ini tiba di pondok kebun Desa Puan Cepak, lalu tujuh orang menyusul masuk ke dalam hutan sedangkan sisa nya tiga orang menunggu di pondok kebun.
"Tujuh orang yang masuk ke dalam hutan sempat berkomunikasi dengan orang yang di pondok tapi sampai jam 01.00 WITA dini hari tadi semua komunikasi terputus, baik komunikasi ke Makpong dan komunikasi ke tujuh orang yang menyusul masuk ke dalam hutan, sampai dengan saat ini tidak ada komunikasi (via telepon seluler)," sebutnya.
Dari informasi yang didapatkan langsung di lapangan, diketahui kawasan hutan di Desa Puan Cepak sangat minim akses untuk sinyal komunikasi telepon seluler. "Yang tujuh orang infonya memang belum ada komunikasi lagi, tim kami sudah tiba di lokasi siang tadi, untuk komunikasi ke kantor harus manjat pohon untuk dapatkan sinyal, memang jaringan disana sangat susah," pungkas Melki.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur