"saat kami bertemu dengan korban, kami ajak bicara dan memanggil orang tuanya, kondisi psikisnya sangat tidak stabil akibat kejadian yang dialaminya," ujar Rina, Jumat (24/6/2022).
Menurut Rina, korban mendapat perlakuan kasar dari salah seorang pelaku yang menjadi pacarnya, RD.
"Katanya kalau tidak mau melayani, dia dipukul, jadi memang psikisnya sangat terganggu dan tidak stabil. Sehingga anak ini (korban) harus menjalani pemulihan yang mendalam," terangnya.
Tak hanya itu saja, ia juga mengalami gangguan psikis, korban juga dalam kondisi sakit, akibat perbuatan kedua pelaku RD dan GU.
"Kondisi kesehatannya juga tidak baik, ini sangat memprihatinkan ya anak masih di bawah umur mendapatkan perlakukan yang tidak manusiawi," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, pada Selasa (21/6/2022) lalu sekitar pukul 12.00 WITA, tersangka RD (23) dan GU (17) diamankan oleh relawan pemerhati masyarakat dan kemudian di serahkan ke Polsek Sungai Pinang guna diproses lebih lanjut.
Di mana keduanya merupakan sindikat perdagangan orang, dengan modus memacari korbannya dan kemudian menjualnya ke laki-laki hidung belang melalui aplikasi MiChat.
Yang mana keduanya memiliki peran masing-masing, RD sebagai orang yang memacari korban dan GU yang menawarkan korban ke laki-laki hidung belang.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah