Menurut keterangan salah seorang saksi, Arifin (45) ia terkejut saat melihat adanya seseorang yang tergeletak depan rumah warga.
"Tadi pagi saya lihat dia (korban) masih berdiri di depan teras, pas saya kembali, sudah tergeletak depan pintu," katanya.
Kemudian, sekira pukul 11.00 WITA, jajaran Polsek Sungai Kunjang bersama Unit Inafis Polresta Samarinda serta PMI pun tiba di lokasi kejadian, untuk melakukan pemeriksaan awal pada jasad korban dan kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie.
Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara melalui Kanit Reskrim Ipda Roni Wibowo mengatakan, setelah mendapat informasi adanya seorang pria tergeletak di depan rumah dan kondisi meninggal dunia, pihaknya langsung menuju ke lokasi.
"Istrinya bilang, tadi malam suaminya mengeluhkan sakit dan tadi pagi suaminya minta air panas dan istrinya pun minta ke tetangga sebelah. Saat kembali dia sudah tergeletak depan pintu," ungkapnya.
Dari hasil identifikasi awal unit Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diperkirakan korban meninggal dunia kurang lebih 4 jam.
Untuk barang bukti yang diamankan yakni berupa pakaian yang melekat pada tubuh korban dan handphone milik korban. "Pakaian sama handphone saja," singkatnya.
Saat ini jenazah telah berada di kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie guna dilakukan visum.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah