Jasad ini ditemukan di tumpukan sampah yang hanyut. Menurut keterangan Dadang Sadani (37), saat itu dirinya melintas dan melihat ada sosok jasad mengapung di antara tumpukan sampah. Kemudian, dirinya langsung melaporkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan (KP).
"Iya, pas lewat kok kayak ada jasad orang, makanya langsung lapor ke polsek," katanya.
Setelah itu, pihak polsek pun langsung berkoordinasi dengan Unit Inafis Polresta Samarinda dengan relawan, serta PMI untuk melakukan evakuasi.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Aiptu Harry Cahyadi mengatakan saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), langsung melakukan pemeriksaan awal pada jasad tersebut.
"Kami tidak temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pada dubur mengeluarkan kotoran serta mengeluarkan sperma dan air seni di kemaluannya," terangnya.
Harry pun memperkirakan jasad korban ini sudah sehari berada di dalam air. "Jadi informasinya dugaan korban ini ODGJ, dan saat ini jenazah sudah dibawa ke AWS untuk dilakukan visum," tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah