Api berkobar mulai pukul 11.05 WITA, menghanguskan 10 bangunan yang sebagian besar bermaterial kayu, membuat api dengan cepat menyambar ke bangunan lainnya. Angin kencang membuat penyebaran api juga berlangsung dengan cepat.
Kadis Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Samarinda Hendra AH kepada Korankaltim.com siang tadi menjelaskan terkait kebakaran ini.
"Kebakaran sesuai kami terima laporan terjadi sekitar pukul 11.05 WITA. Ada 13 rumah yang terbakar, satu terdampak, ada juga musala. Korban informasinya ada empat orang, tetapi kami belum tahu apakah ada luka bakar atau pingsan (syok)," sebut Hendra lagi.
Jalan sempit menuju lokasi titik api karena kebakaran terjadi di dalam gang menjadi kendala dalam pemadaman ini.
"Sumber air cukup tersedia karena lokasinya berada dekat sungai. Api baru bisa dikuasai setelah satu jam kemudian," paparnya.
Sementara jumlah Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban musibah kebakaran ini ada 19 KK dengan jumlah 75 jiwa.
Dugaannya sementara asal api belum diketahui, apakah korsleting listrik atau karena kompor. "Kami belum tahu, ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur