Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda Hendra AH kepada Korankaltim.com pagi tadi menjelaskan, posko terdekat langsung diluncurkan begitu mereka mendapat informasi adanya amukan si jago merah, dibantu relawan serta PMK Swasta.
"Api bisa dikuasai setelah satu jam. Dari data kami ada enam bangunan yang terbakar. Ada warung kelontongan, warung makan, bengkel motor dan satu rumah tunggal," papar Hendra.
Ada 6 kepala keluarga dengan 28 jiwa yang terdampak musibah ini. Informasi warga asal api dari salah satu warung sembako di lokasi tersebut. "Dugaan sementara korsleting listrik membuat percikan api dari sebuah warung," jelasnya.
Api dengan cepat menjalar karena bangunan yang terbakar selain terbuat dari kayu juga posisinya berdempetan. Ada 11 unit pemadam diturunkan ke lokasi antara lain ttanki fire truck Disdamkar dan dari PMK Swasta ditambah 20 mesin portable milik relawan
“Titik api ada di pinggir jalan jadi dengan cepat ditangani, cuma memang posisi bangunan berdempetan jadi api cepat merembet,” pungkasnya.
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur