"Air sabun, air sabun mas, gak adakah yang kasih air sabun, air sabun bu," katanya.
Tak lama datang seorang ibu berhijab berlari membawa ember berisi air sabu dan langsung menyiram area yang terbakar.
Hingga akhirnya kejadian tersebut berhasil ditangani oleh warga sekitar dengan menggunakan dua apar ukuran kecil dan besar, kemudian mengeluarkan tabung gas elpiji berukuran 12 kg.
Menurut keterangan pemilik lapak Sarah, saat itu dirinya sedang berada di lokasi mengatakan jika saat itu warung makanan tersebut hendak melayani pembeli, kemudian sang karyawan pun untuk menyalakan kompor terlebih dahulu memancing, dengan cara menggunakan kertas yang dibakar.
"Dia nyalakan api di kertas untuk mancing, kemudian jatuh dekat tabung gas dan api langsung membesar. Dia tidak tahu ternyata gasnya itu bocor," katanya.
Warga sekitar pun langsung membantu dan berupaya memadamkan api dengan menggunakan apar yang ada di rumahnya.
"Karena aparnya kecil, gak mampu, warga pinjam apar yang lebih besar ke gereja GPIB Imanuel dan berhasil dipadamkan. Dan tabung langsung dibawa ke tengah jalan," kata Sarah.
"Yang punya ini nyewa teras rumah saya untuk jualan makanan, tetapi khusus melayani online saja, itu dari tahun 2019. Jadi, kalau ada yang beli baru dibuatkan, ya untung saja minyaknya gak panas," sambungnya.
Akibat insiden tersebut salah satu warga sekitar mengalami luka bakar ringan, saat akan mengamankan tabung gas elpiji.
"Iya, kena luka bakar, tapi tidak parah dan sudah diobatin," jelas Sarah
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur