Kanit Laka Satlantas Polres Kukar IPTU Sunarto mengungkapkan, keduanya adu banteng saat MNI menyalip kendaraan keluar dari lajur berlawanan di kawasan tersebut
Mulanya MNI mengendarai sepeda motor Suzuki Satria dari arah Jalan Mangkuraja menuju Jalan Panjaitan dengan kecepatan tinggi di jalur lurus dengan marka tengah jalan putih putus-putus di kawasan pemukiman itu.
Mendekati lokasi kejadian, MNI berusaha menyalip kendaraan yang belum diketahui jenis dan nopol kendaraannya dengan cara melambung ke lajur berlawanan arah. Adu banteng pun tidak terhindarkan.
"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Supra X yang dikendarai MFA. Karena jarak yang terlalu dekat, sehingga terjadilah laka lantas tersebut," kata Sunarto kepada Korankaltim.com, Sabtu (30/4/2022) subuh tadi.
Akibat kejadian tersebut, MNI dan MFA mengalami luka parah, satu diantara mereka bahkan mengeluarkan darah di mulut. Warga sekitar menduga kepalanya terkena benturan keras saat tabrakan itu.
Keduanya dibawa ke RSUD AM Parikesit sekitar setengah jam setelah kejadian. Hingga kini belum diketahui pasti kondisi kedua korban, namun melihat kondisinya korban menerima luka sangat fatal. "Masih belum tahu perkembangannya," tutup Sunarto.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur