Naik Speedboat dari Pasar Pagi, Kurir Antar Sabu ke ABK SPOB di Sungai Mahakam Diringkus Polisi
1 menit baca945 kali dibaca

1 menit baca945 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Menjadikan Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di Sungai Mahakam sebagai sasaran, seorang kurir sabu bernama Agus Wiryawan berhasil diringkus Satpolairud Polresta Samarinda Kamis (7/4/2022) lalu sekitar pukul 16.30 WITA karena hendak mengantar barang haram tersebut.
Awalnya polisi menerima informasi kalau di atas kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) yang berada di Sungai Mahakam kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.
Penyelidikan dengan cara under cover buy atau pembelian terselubung pun dilakukan petugas.
Saat akan transaksi dan barang diantar ke atas kapal pengisian bahan bakar ship to ship di tengah perairan tersebut, petugas langsung mengamankan Agus bersama barang bukti satu poket sedang sabu-sabu seberat 22,40 gram bruto, yang disimpan dalam kotak rokok.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dalam rilis kepada media Sabtu (9/4/2022) hari ini mengatakan, dari hasil interogasi yang dilakukan diketahui barang haram tersebut diantar pria 33 tahun terebut langsung ke atas kapal.
"Kurirnya mengantar langsung ke atas kapal di Sungai Mahakam. Yang kami amankan hanya kurir karena dia mendapat upah sekali antar Rp1,5 juta," papar Ary.
Kemungkinan peredaran gelap narkotika di atas kapal dengan sasaran ABK ini masuk dalam jaringan. "Kemungkinan ini jaringan, masih kami kembangkan, mudahan bisa diungkap karena pemilik barang sudah kami kantongi namanya," paparnya
Mengenai berapa lama Agus yang merupakan warga Anggana, Kutai Kartanegara itu menjadi kurir sabu-sabu, Ary menjelaskan berdasarkan pengakuannya baru pertama kali mengantar. "Dia ngakunya baru pertama kali, diantar pakai speedboat ke kapal SPOB dari Pasar Pagi," tutup Ary.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG