"Tiga dari nakhoda kapal dan dua dari mualim yang sudah kami lakukan pemeriksaan, ini dari masing-masing tugboat," katanya, Rabu (30/3/2022).
Kata Wawan, pihaknya pun masih menunggu hasil dari pemeriksaan pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim-Kaltara, terkait pilar jembatan yang disenggol tongkang baru bara.
"Ya, kami tunggu hasil dari mereka (BBPJN), tetapi dari cermin yang terpasang di pilar jembatan, masih dalam keadaan baik tidak ada keretakan," tandasnya.
Insiden ini terjadi pada Senin (28/3/2022) sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu, terdapat lima tongkang yang tengah tambat tak jauh dari Jembatan Mahakam.
Tak lama salah satu tali terputus akibat kencangnya arus, dan membuat tongkang hanyut. Di mana dua di antaranya menghantam pilar jembatan, sedangkan lainnya berhasil diselamatkan.
Saat ini, tongkang dan tugboat telah ditahan dan tidak diperbolehkan berlayar sampai keluarnya hasil penyelidikan.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah