Nawawi tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak median pembatas jalur sehingga terjadi kecelakaan. Keduanya pun terpental.
Nawawi tergeletak di atas median jalan dengan kondisi mengenaskan, kepalanya mengeluarkan darah, sementara Dewi terpental ke jalur di sebelahnya, mengalami cedera berat namun masih sanggup bergerak dibantu warga yang datang ke lokasi.
Informasi di lapangan, warga setempat yang berada di lokasi kecelakaan tunggal itu mencium bau alkohol. Diduga Nawawi dan Dewi dalam pengaruh minuman keras saat berkendara.
Kanit Laka Satlantas Polres Kukar, Iptu Sunarto kepada Korankaltim.com menjelaskan dirinya mendapatkan informasi anggota di lapangan terkait hal itu.
"Sebabnya ya kurang konsentrasi, informasi di lapangan pun memang keciuman bau minuman beralkohol," kata Narto, sapaan akrabnya.
Informasi terbaru menyebutkan kalau Nawawi meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. "Informasinya sempat dilarikan ke rumah sakit dan meninggal," sebutnya lagi.
Belum diketahui pasti dari dan mau kemana Nawawi bersama Dewi, namun dipastikan kecelakaan yang menimpa mereka karena kurang hati-hati dalam berkendara.
"Berkendara dengan kecepatan tinggi serta tidak konsentrasi sehingga pada saat melewati badan jalan yang menurun serta menikung tajam kekiri tidak mengurangi kecepatan," kata Narto.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur