"Dia (korban) mau keluar kayak mau menipu gitu, jadi saya minta uang kembali, tetapi dia bilang saya gak bakal menipu kalau uang Rp 250 ribu saja. Karena kesal dia tetap mau pergi saya tarik dan dorong ke kasur," ujarnya.
"Kalau memang dia tidak mau menipu, ya jangan pergi karena saya sudah bayar, perjanjiannya Rp 500 ribu, DP Rp 250 ribu," sambungnya.
Ia menambahkan memang awalnya tak berniat untuk membunuh tetapi hanya melontarkan kata ancaman kepada korban tetapi karena saat itu korban sempat berteriak hingga pelaku menjadi panik.
"Dia melawan dan berteriak, saya lihat ada pecahan kaca di bawah meja, saya tusukkan ke korban benyak kali, tidak tahu berapa kali tidak hitung. Setelah, itu saya pergi, kacanya saya buang ke Sungai Mahakam," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, korban (RA) ditemukan Sabtu (16/10/2021) lalu sekitar 06.30 WITA, oleh rekan-rekannya, yang saat itu meminta kepada pihak hotel untuk membukakan pintu kamar tempat korban menginap.
Saat ditemukan gadis 21 tahun ini tergeletak di lantai sudah tak bernyawa, dengan 25 tusukan di hampir sekujur tubuh dengan bersimbah darah.
Korban dikeketahui telah menginap di hotel tersebut kurang lebih selama sepekan, hingga akhirnya ditemukan tewas, dengan bersimbah darah.
Penulis:Nancy
Editor : Bambang Irawan