Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kanit Jatanras Ipda Dovie Eudy mengungkapkan kasus ini kepada media Jumat (24/9/2021) siang tadi. Awalnya polisi menerima informasi ada yang kehilangan anggota keluarganya.
Dari situ polisi langsung melakukan lidik dan mendapatkan titik terang kalau gadis yang hilang itu bernama Juwanah dan terakhir sebelum menghilang diketahui jalan dengan kekasihnya RN. "Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung mengamankan RN dengan barang bukti uang hasil menjual perhiasan korban dan satu unit handphone. Motif pembunuhan karena masalah finansial. Pekerjaan RN supir di sebuah perusahaan di Jongkang," papar Dolvie.
RN melancarkan aksinya saat mengendarai mobil perusahaan tempat RN bekerja. "Mereka pacaran, tetapi wanita ini ternyata sudah punya suami. Dalam perjalanan di SMAN 1 Samarinda Jalan Kadrie Oening, RN menusuk punggung korban tiga kali dengan pisau," papar Dolvie.
Saat awal diamankan RN tidak mengakui perbuatannya, tetapi berdasarkan bukti-bukti yang ada dirinya akhirnya tak bisa mengelak. "Awalnya gak ngaku, tapi dari bukti yang kami lampirkan, dia tidak bisa mengelak lagi dan akhirnya menunjukkan lokasi dimana jasad pacarnya itu dibuang yaitu di hutan kawasan Kukar," terang Dovie.
Saat ini polisi masih melakukan pendalaman, berdasarkan keterangan RN. Juwanah sendiri dinyatakan hilang sejak 7 September lalu dan ditemukan pada Jumat (24/9/2021) dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WITA dengan kondisi tinggal tulang belulang.
Saat ditemukan Juwanah masih menggunakan sweater motif bungan warna biru donker dan celana jenis leging warna hitam. Saat ini jasad Juwanah sudah berada di kamar janazah RSUD AW Syahranie, yang nantinya akan dilakukan autopsi dan nantinya akan dilakukan tes DNA.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur