"Ini kami datang untuk meminta kepada pihak rumah sakit SMC untuk dilakukan visum. Pasalnya, setelah ini pihak keluarga akan memakamkan almarhum (Gandhi)," tutur Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Aipda Harry Cahyadi saat ditemui di RS SMC Rabu (15/9/2021).
Harry menyebutkan visum perlu dilakukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut, terkait kejadian yang telah memakan korban jiwa satu karyawan di rumah makan tersebut.
"Ini sebagai bukti laporan kami nantinya, karena dalam kejadian ini diduga ada unsur kelalaian dari pihak rumah makan dan mempekerjakan anak di bawah umur," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya dalam peristiwa kebakaran yang terjadi Jumat (10/9/2021) lalu sekitar pukul 10.50 WITA, akibat gas bocor dan terjadi kebakaran.
Atas kejadian tersebut 14 karyawan mengalami luka bakar, 1 meninggal dunia atas nama Muhammad Gandhi (16) pada Rabu (15/9/2021) hari ini pada pukul 12.20 WITA.
Sedangkan 5 orang masih menjalani perawatan di RSUD A.W.Sjahranie, sedangkan 8 lainnya telah dipulangkan.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan