Saat itu, pelaku berinisial AW (32) datang ke warung LL untuk membeli jajanan bihun dan kue, tak lama pelaku tiba-tiba mengeluarkan kemaluannya.
"Ya, saya gak tahu dia ngapain, pas saya lirik, ya begitu, saya langsung takut dan diam saja," tuturnya saat ditemui di Polsek Samarinda Ulu Selasa (24/8/2021).
Setelah itu ia langsung memberitahu orang tuanya atas kejadian yang alaminya tersebut, tetapi dia tak berani untuk melaporkan ke polisi.
"Iya gak berani laporin, makanya minta tolong sama TRC PPA. Terus, mereka bilang, harus ada bukti, beberapa kali mau video tetapi kabur, nah pas kemarin itu baru jelas kelihatan, itu saya taruh di meja jualan Hp-nya," terangnya.
Selasa (24/8/2021) sekitar pukul 07.30 WITA, pelaku kembali datang ke warung korban, tetapi langsung diamankan oleh tim TRC PPA.
"Iya, diamankan dan langsung dibawa ke Polsek Samarinda Ulu, untuk diamankan, sekalian laporan," tandasnya.
Hingga saat ini ia mengaku masih trauma dengan kejadian tersebut dan sesekali memgeluarkan air mata, karena takut.
Kapolsek Samarinda Ulu AKP Zaenal Arifin melalui Kanit Reskrim Iptu Fahrudi mengatakan saat ini pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa.
"Iya, tetapi akan dimediasi dulu, dan dari korban paling tidak diberikan efek jera dulu, seminggu, setelah itu akan dibebaskan dengan membuat surat pernyataan, untuk tidak mengulangi perbuatannya. Jika masih dilakukan, akan ditindak tegas," tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Bambang Irawan