Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Adi Sucipto Gang Sopongiro, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran.
Rendy dan Wanda serta beberapa orang lain saat itu sedang menenggak minum keras (miras) dan entah kenapa, keduanya cekcok mulut.
Rendi kemudian pulang ke rumah untuk mengambil senjata tajam (sajam) jenis Mandau sepanjang 30-40 sentimeter dan kembali ke tempat dimana dirinya menenggak miras.
Namun disana Wanda sudah tidak ada tapi keduanya bertemu di Jalan Adi Sucipto, tepatnya di depan Gang Sopongiro.
"Saat itu keduanya kembali rebut dan Rendi langsung menimpas Wanda mengenai badan bagian samping kiri," ungkap Kapolsek Palaran AKP Roganda saat dikonfirmasi Senin (16/8/2021) hari ini.
Saat kejadian banyak warga yang melihat dan langsung memberikan pertolongan Wanda, sementara Rendi diamankan dan dibawa ke Polsek Palaran bersama dengan barang bukti sajam.
Keluarga Rendi sempat mendatangi di Polsek Palaran dan menyampaikan keinginan untuk berdamai, karena Rendi telah membantu biaya perawatan di rumah sakit.
"Tetapi saya bilang kalau kejadian ini bukan delik aduan, tidak bisa mencabut laporan, karena ketika diketahui oleh polisi, tanpa ada pengaduan bisa di proses," tegas Roganda.
"Soal damai dan bantuan biaya pengobatan itu nanti akan dilampirkan dan bisa menjadi pertimbangan hakim, dalam memutuskan perkara ini," jelasnya.
Terkait kondisi Wanda saat ini, Roganda menyebutkan masih dalam perawatan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS). "Wanda sudah menjalani operasi dan dalam pemulihan," tutupnya.
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur