Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda Heri Suhendra mengatakan pasca mendapatkan laporan dari posko 4 yang terdekat langsung menurunkan dua unit, posko 3 tiga unit, posko 10 dua unit posko 1 dua unit serta posko 5 dua unit, dengan dibantu relawan Kota Samarinda.
"Posko terdekat langsung turun menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan melakukan upaya pemadaman, dengan dibantu teman-teman relawan," tutur Heri.
"Dan api baru bisa dikuasai setelah kurang lebih satu jam, dan ada dua bangunan yang terbakar, satu rumah tunggal sama bangsal 10 pintu dan dua rumah terdampak," sambungnya.
Akibat musibah kebakaran tersebut 50 jiwa dari 11 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Saat ditanya terkait dengan penyebab musibah kebakadan tersebut, diduga karena korsleting.
"Kalau dugaannya, dari informasi yang kami terima api berasal dari bagian kilometer, di salah satu bangsalan, tetapi kalau pastinya masih dalam penyelidikan pihak berwajib," terangnya.
Saat disinggung kendala yang dihadapi di lapangan, Heri menjelaskan sumber air yang minim. "Untuk sumber air sangat minim, makanya kami, bersama relawan ya memanfaatkan air parit," tandasnya.[]
Penulis:Nancy
Editor : Rusdi