“Mereka mengikuti baik itu pembinaan formal maupun non formal. Mereka mengikuti dan bagus-bagus saja tidak ada yang membangkang tidak ada yang menolak,” kata Anto sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Senin (10/5/2021).
Ia menyebutkan, salah satu pembinaan kerohanian yang telah dilakukan di lapas anak adalah mengenal Al Quran, mempelajari tata cara serta memahami isi bacaan dan belajar metode baca tulis Al Quran.
“Juga mempelajari ilmu fiqih, akhlak, dan hapalan-hapalan surat pendek, dan sejauh ini bagus-bagus saja mereka dalam memahami dan menjalankan juga prakteknya dalam ibadah wajib sehari-hari. Adapun yang mengikuti khotmil quran hari ini sebanyak 40 anak binaan yang semuanya adalah muslim, untuk yang non muslim ada tiga disini,” sebutnya.
Dalam melakukan pembinaan kepada seluruh anak binaan, LPKA II ini memaksimalkan SDM internal yang ada dengan tetap bermitra dan berkoordinasi bersama yayasan pondok pesantren yang ada di kawasan Kota Tenggarong.
“Untuk kesehariannya itu ya mereka dibina dan dididik langsung dengan memanfaatkan SDM yang bertugas, seperti mas Nandha, mas Didik untuk kerohanian keagamaan, kalau yang luar itu kita bermitra dengan yayasan pondok Pesantren Miftahul Ulum yang pendirinya Ustaz Imam, dan untuk kegiatan khotmil quran ini kita hadirkan Habib Shofi,” terangnya.
Ia berharap, usai khataman Al Quran ini, anak-anak binaan bisa tetap istiqomah menjadikan Al Quran sebagai kebutuhan dan tuntunan dalam kesehariannya.
“Harapannya dengan selesainya khataman ini bukan berarti berhenti, tapi terus mendalami dan mempelajari ilmu agama dan Al Quran, karena Al Quran ini sebagai tiang penyangga kita umat islam, mudahan pemahaman agama anak-anak binaan semakin kuat,” harapnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan