Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Plt Wakasat Reskrim Polresta Samarinda Iptu Teguh Wibowo saat dikonfirmasi mengatatakan memang kalau menjelang ramadan ini, diakuinya dimanfaatkan oleh para pelaku, untuk berbuat kejahatan, dengan mengedarkan upal.
"Biasanya modusnya, mereka mencari pegadang-pedagang kecil, seperti di pasar ramadan ini, memanfaatkan keramaian dan kesibukan pedagang," ujar Teguh, Kamis (22/4/2021).
"Dan memang biasanya, dalam peredaran upal ini, mereka menggunakan pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu," sambungnya.
Sehingga, bagi masyarakat khususnya para pedagang, diharapkan bisa lebih berhati-hati dan teliti, terhadap peredaran upal di momentum ramadan dan idulfitri saat ini.
"Masyarakat harus lebih waspada lagi, dan teliti dengan mengecek uang yang diterima," ungkapnya.
Tetapi, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat terkait peredaran upal tersebut.
"Sampai saat ini belum ada, tetapi kalau memang ada, pasti akan kami tindak lanjuti," pungkasnya.[]
Penulis : Nancy
Editor : Rusdi