"Kami tidak temukan adanya instalasi listrik serta tidak ada aktivitas dari sumber dari kompor maupun kompor gas," tuturnya. "Sehingga, diduga ada indikasi kesengajaan atau kelalaian dibakar, karena kami menemukan adanya bekas jeriken yang terbakar, dari sumber api berasal serta korek gas," sambungnya.
Dan setelah ini nantinya, pemilik rumah yakni Aming tersebut nantinya akan dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam, guna dilakukan observasi. "Diduga Aming ini Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Karena saat dimintai keterangan bicaranya tidak jelas, makanya akan dilakukan pemerisaan lanjutan," terangnya.
Untuk barang bukti yang diamankan satu buah korek gas, dua buah jirigen yang terbakar yakni 20 liter dan 30 liter (diduga penampungan bahan bakar). "Termasuk bekas kasur kapuk yang terbakar," pungkasnya. Sementara Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara mengatakan hingga saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi.
"Ada tiga orang yang kami periksa, warga sekitar dan adik Aming yang tinggal di rumah tersebut (satu bangunan disekat tembok)," tuturnya. "Dan rencana besok akan ada satu tambahan saksi, yakni kakak Aming, untuk dimintai keterangan," sambungnya.
Made juga menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap Aming tersebut pasalnya ada indikasi ODGJ. Diberitakan sebelumnya Minggu (18/4/2021) kemarin rumah dua pintu yang ditempati kakak-beradik di Jalan SMP 8 RT 007 Gang Komura 16 Kelurahan Mangkupalas Kecamatan Samarinda Seberang, sekitar pukul 18.05 WITA, dilahap si jago merah, disaat umat muslim hendak bersiap berbuka puasa.[]
Penulis : Nancy
Editor : Rusdi