"Iya, informasi dari warga itu, ODGJ," katanya. Dikatakannya, saat tertabrak motor yang melintas, korban masih sadarkan diri dan tak berkenan dibawa oleh ambulans. "Jadi, menurut kami dia meninggalnya bukan karena ditabrak karena saat di tempat kejadian perkara (TKP), pemilik ekspedisi bilang, korban ini sempat naik ke tembok sekitar dua meter, untuk masuk ke gudang, jadi ya bisa saja dia ini terjatuh dan masih jalan, dari rekaman CCTV," terangnya.
Nah, lanjut kata Henny untuk lebih memastikan, pihaknya bersama anggota, melakukan pemeriksaan ke kamar jenazah RSUD A.W.Sjahranie. "Pada tubuh korban ini tidak ada bekas benturan atau diserempet dan kondisi pakaian korban juga masih bagus. Itu, di kantong celananya kami temukan uang Rp 180 ribu," bebernya.
Tetapi, meski begitu pihaknya masih akan tetap melakukan penyelidikan, terkait dengan dugaan-dugaan tersebut. "Yang jelas masih kami selidiki lagi, karena kami juga belum mengetahui identitas korban ini," pungkasnya.
Diberitakan sebelummya, pria tanpa identitas tersebut diduga menjadj korban tabrak lari, yang terjadi Jumat (19/3) sekitar pukul 01.30 WITA lalu, di Jalan Kemakmuran RT 21 No. 10B Kelurahsn Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang.
Dari video rekaman kamera pengintai, yang terpasang di depan gudang ekspedisi mengarah ke jalan. Saat itu, korban terlihat ditabrak sebuah sepeda motor, tetapi karena masih sadar, warga pun langsung pergi.
Tak lama korban ini memanjat tembok dan terlihat saat berjalan, ditumpukan barang-barang korban langsung beristirahat. Hingga paginya korban ditemukan tak bernyawa di gudang tersebut.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan