Perbuatan mereka tercium apparat kepolisian yang berujung dengan penangkapan di salah satu hotel di kawasan Sungai Kunjang, Samarinda.
Polisi awalnya mendapatkan informasi dari orang kapal di kawasan Sungai Mahakam adanya prostitusi yang menawarkan anak dibawah umur.
Polisi langsung melakukan penyelidikan dan Jumat (12/3/2021) malam lalu sekitar pukul 20.30 WITA, petugas menyamar, berpura-pura hendak menggunakan jasa gadis di bawah umur pada salah satu hotel di Sungai Kunjang tersebut.
Hal ini diungkapkan Kasat Polair Polresta Samarinda, AKP Iwan Pamudji saat ditemui di kantornya Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang Selasa (16/3/2021) sore tadi.
"Kami dapat informasi dari orang kapal, kemudian kami langsung menyamar dan janjian di salah satu hotel dan langsung mengamankan seorang wanita yang ditawarkan, masih berusia 17 tahun," kata Iwan.
"Saat kami tanya mana maminya (mucikari), dia bilang ada di lobi bawah. Kami langsung amankan juga mucikarinya, yang juga masih dibawah umur," imbuhnya.
Si mami alias mucikari yang berusia 18 tahun menjelaskan kepada polisi kalau praktek prostitusi tersebut mulai dilakukannya tiga bulan terakhir. "Ngakunya baru beberapa bulan ini, si wanita yang dibawanya sudah tiga kali ditawarkan ke pelanggannya," ungkap Iwan.
Untuk tarif sekali main sebesar Rp1,5 juta sampai Rp2 juta. "Transaksinya melalui WhattsAap saja, yang memang sudah menjadi pelanggannya. Kalau tidak kenal, dia tidak mau dan biasanya sesuai pesanan, pelanggannya ini maunya yang seperti apa, dewasa atau dibawah umur, kalau dibawah umur harganya tinggi," sebut Iwan lagi.
Untuk pembagian hasil kerja mereka tergantung kesepakatan dan pembayarannya itu secara tunai. "Yang pertama si penjual cinta diberi Rp700 ribu, kedua Rp500 ribu dan ketiga ini belum, karena sudah keburu kami amankan," ujar Iwan.
Saat dilakukan pemeriksaan si mucikari remaja itu didampingi pekerja sosial (peksos) dan polisi berkoordinasi ke pihak balai pemasyarakatan karena pelaku masih dibawah umur.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur