Kronologis kejadian seperti yang dihimpun korankaltim.com, Andika bersama temannya Nasrum pulang dari sebuah tempat hiburan malam (THM) mengendarai sepeda motor jenis Satria R 250 KT 2626 OY warna merah.
Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Ramadhanil melalui Kanit Laka Ipda Henny Merdikawati menjelaskan polisi mendapat laporan terkait kecelakaan itu dan langsung menuju lokasi
Dijelaskan Henny, sebelum kecelakaan Andika dan Nasrum dari arah Jalan Dr Sutomo menuju Jalan S Parman. Sesampainya di lokasi kejadian tepatnya sebelum jembatan penyebrangan Mal Lembuswana, tiba-tiba Andika yang dibonceng Nasrum terjatuh dan Nasrum baru sadar temannya itu jatuh ketika jarak mereka kurang lebih 30 meter.
"Saat itu motor mereka oleng ke kanan, sehingga Andika yang jadi penumpang terjatuh dan Nasrum baru sadar kemudian berhenti, meminta pertolongan. Andika langsung dilarikan ke RSUD A.W.Sjahranie untuk diberikan perawatan," kata Henny.
Dari Nasrum diketahui kalau keduanya baru pulang setelah menghadiri ulang tahun temannya di tempat hiburan malam. "Bilangnya habis pesta ulang tahun dan mereka minum minuman beralkohol, sepertinya mabuk dan mereka mau pergi ke rumah temannya," paparnya.
Andika sendiri mengalami luka lecet di wajah dan leher kanan. Saat dibawa ke rumah sakit masih bernyawa, tetapi saat diberikan pertolongan, beberapa jam kemudian meninggal dunia. "Ditemukan luka bekas tusukan di bahu kiri tapi kami tidak bisa komentar terkait itu penyebabnya apa, kami hanya menangani kecelakaan lalu lintasnya saja," sebutnya.
Terkait kemungkinan adanya indikasi tindak pidana, pihak Inafis Polresta Samarinda pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara awal bagaimana Andika mengalami kecelakaan tersebut. Ada tiga reka adegan yang dilakukan Nasrum yang menjelaskan kepada tim Inafis jika saat Andika terjatuh dirinya tersadar setelah berjalan sejauh kurang lebih 30 meter.
Olah TKP dilakukan mengingat adanya kejanggalan pada luka yang dialami Andika yaitu seperti luka bekas tikaman di bagian bahu sebelah kiri.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur