Kanit Laka Polres Kukar, Iptu Sunarto mengatakan, kejadian ini bermula saat Sepeda Motor Honda Scoopy warna hitam, nomor polisi (Nopol) KT-6458-CB yang dikendarai remaja 17 tahun itu sendirian berjalan dari arah Tenggarong menuju arah Jalan Tambak Rel dengan kecepatan tinggi tanpa menggunakan helm dan tidak membawa STNK dan Sim C.
Sesampainya diokasi kejadian, kondisi badan jalan cor beton dengan dua jalur menanjak dan sedikit menikung ke kiri dalam keadaan baik, jarak pandangan ke depan bebas tidak terhalang, arus lalulintas sepi dan tidak terdapat rambu jalan dan garis marka, serta tempat kejadian bukan merupakan daerah pemukiman penduduk.
"Saat itu, Angga tidak dapat menguasai laju kendaraannya ketika menikung ke kiri, sehingga berjalan melambung ke kanan dan langsung menabrak sisi median jalan (pulau jalan) yang terdapat ditengah-tengah antara badan jalan jalur sebelah kiri dan kanan yang mengakibatkan Angga terpental, "kata Sunarto Senin malam.
Sedangkan sepeda motornya berhenti setelah menabrak sisi trotoar yang terdapat di pinggir jalan jalur sebelah kiri.
"Akibat dari kejadian tersebut Angga mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di TKP (Tempat Kejadian Perkara), " kata Sunarto.
Selanjutnya, pelajar Kelas 2 SMK di Tenggarong tersebut dibawa ke Klinik Bunda Ayu dan kemudian di rujuk ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang.[]
Penulis: Sabri
Editor : Rusdi