Disinggung kedatangan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, Yuliansyah mengaku telah merencanakan pada Sabtu (13/2/2021), tetapi karena kondisi kapal masih tenggelam, sehingga masih akan dijadwalkan kembali kedatangannya.
"Rencana Sabtu kemarin, tetapi kapalnya kondisi masih tenggelam dan masih akan diupayakan untuk dinaikkan," ungkapnya. "Untuk menaikkan kapal itu juga memerlukan dua crane, sedangkan perusahaan hanya memiliki satu crane saja. Makanya, ini masih diupayakan," sambungnya.
Sehingga, hingga saat ini Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih dipasangi garis polisi, hingga nantinya pihak labfor datang untuk memastikan ledakan tersebut. "Jadi TKP itu harus steril, tidak ada yang boleh masuk," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, pada ledakan kapal di galangan PT Barokah Galangan Perkasa pada Kamis (11/2/2021) lalu, terdapat tiga orang menghilang. Dua diantaranya telah ditemukan yakni Suwardi (37) dan Gunawi (52) sementara Tumiran (55) belum ditemukan, tetapi diduga korban ketiga ledakan tersebut telah ditemukan yang saat ini tengah dilakukan evakuasi. Tetapi, untuk kepastiannya masih akan dilakukan identifikasi oleh pihak Inafis Polresta Samarinda, saat jenazah tiba di RSUD AW Sjahranie.
Penulis : Nancy
Editor : Bambang Irawan