Dari pantauan di lokasi, setelah dievakuasi oleh kapal yang melintas, kemudian diinformasikan kepada tim SAR gabungan, yang saat itu tengah bersiaga dan saat itu juga tengah melakukan pencarian orang tenggelam di Samarinda Seberang.
Tim SAR pun langsung menuju lokasi dimana kapal klotok tersebut berada, untuk mengevakuasi korban kedua yang kemudian dibawa ke posko utama di kawasan Mangkupalas, setelah itu dievakuasi dengan ambulance PMI ke kamar jenazah RSUD A.W.Sjahranie, untuk dilakukan identifikasi, karena kondisi tak dikebali secara fisik.
Sesampainya di kamar jenazah Tim Inafis Polresta Samarinda langsung melakukan identifikasi terhadap jasad tersebut dengan mengambil sidik jari. Korban ditemukan masih menggunakan baju kerah lengan panjang hitam dan menggunakan celana pendek dan dilapis celana panjang catton warna hijau.
Di kantong celana pendeknya terdapat sejumlah uang serta id card, yang terbungkus plastik bening. Pada id card tersebut terdapat barcode dan saat diperiksa ternyata pria tersebut adalah Gunawi, korban kapal meledak.
Dengan begitu dua korban kapal meledak telah ditemukan yakni Suwardi dan Gunawi, sementara Tumiran yang diduga turut menjadi korban, saat ini masih dalam pencarian.
Kasat Polair Polresta Samarinda AKP Iwan Pamuji mengatakan saat ini pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. "Kalau untuk olah TKP belum bisa dilakukan karena kondisi kapal masih tenggelam. Jadi, masih cari saksi-saksi untuk pendalaman," katanya.
Terkait dengan dua korban yang ditemukan tersebut pihaknya belum bisa memastikan apakah itu korban kapal meledak atau bukan. "Ada indikasinya, tetapi kami masih menunggu dari Inafis, terkait identitas keduanya," ujarnya.
Saat disinggung soal muatan dari kapal tersebut ia belum bisa memastikan, pasalnya masih akan menunggu dari pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim. "Untuk mengetahui penyebabnya kami masih menunggu dari labfor dulu, "tandasnya.
Diberitakan sebelumnya pada ledakan kapal muatan minyak tersebut, di PT Barokah Galangan Perkasa Jalan Pelabuhan RT 01 Kelurahan Pulau Atas Kecamatan Sambutan, pada Kamis (11/2/2021) kemarin diketahui tiga orang hilang dan saat ini dalam pencarian tim SAR gabungan. Dan dua korban telah ditemukan yakni Suwardi dan Gunawi dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/2/2021) kemarin.[]
Penulis : Nancy
Editor : Rusdi