Kendala yang dihadapi tim SAR Gabungan adalah ramainya lalu lintas di perairangan Sungai Mahakam, sehingga harus dilakukan buka tutup. "Kami mengurangi penyisiran saat melihat lalu lintas di sungai padat, harus lebih hati-hati termasuk dengan kondisi cuaca saat ini juga yang tidak menentu," jelasnya.
Pencarian akan dilakukan hingga pukul 18.00 WITA atau jam enam sore nanti sejak pukul 07.00 WITA tadi pagi dan berlanjut sampai besok.
Diberitakan korankaltim.com kemarin, tenggelamnya Ali dan Marwan berawal saat tiga anggota Satpolair Polresta Samarinda melakukan patroli dan mendapatkan laporan jika dikawasan tak jauh dari Jembatan Mahkota II, ada sebuah kapal motor bersandar di tongkang batu bara yang masih ada muatan.
Kemudian, petugas pun langsung menuju lokasi yang dimaksud dan langsung melakukan pengamanan, terkait indikasi pencurian batu bara. Enam orang yakni lima ABK serta satu juru mudi diminta untuk ke kantor, dengan tujuan dimintai keterangan.
Tetapi dalam perjalananya, juru mudi malah justru akan membelokkan kapalnya menuju pangkalan mereka, sehingga salah satu petugas yang ada di kapal tersebut pun menjelaskan, mereka dibawa hanya untuk dimintai keterangan, tetapi juru mudi malah justru berlari ke belakang dengan mengambil jirigen dan mengatakan kepada ABK untuk terjun ke sungai.
Saat terjun itulah dua orang diduga tenggelam yakni sang juru mudi bersama satu ABK, sedangkan empat ABK lainnya pun selamat dan ditolong oleh warga sekitar yang tak jauh dari pangkalan kapal mereka.
Penulis:Nancy
Editor: Aspian Nur