"Saat kami menerima laporan anggota kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan ternyata benar, kemudian mereka kami minta untuk ke kantor untuk dimintai keterangan," ungkapnya saat ditemui di Kantor Polair Polresta Samarinda Jalan Untung Suropati Sungai Kunjang Rabu (10/2/2021).
"Ya, awalnya mereka kooperatif dan mereka langsung mengikuti kami, sedangkan salah satu anggota kami berada di kapal motor tersebut. Jadi, speed boat kami digandengan dengan kapal, tetapi kami lepas karena sudah ada anggota kamindiatas dan mereka juga kooperatif," sambungnya.
Tetapi lanjut Iwan saat mereka akan melewati pangkalan, kemudinya dibelokkan. "Makanya, anggota kami bilang ke kantor saja dulu , tetapi sang juru mudi tetap memaksa akan ke pangkalan akhirnya berebut kemudi dan juru mudinya lari ke belakang dan mereka semua melompat," bebernya.
Sedangkan untuk kapal muatan batu bara tersebut telah diamankan polisi, sebagai barang bukti. "Jadi bukan kami tangkap, hanya mengamankan untuk dimintai keterangan di kantor. Dan kami juga masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik kapalnya," tandasnya.
Untuk penyelidikan selanjutnya, pihaknya masih fokus pencarian juru mudi dan ABK.
Diberitakan sebelumnya juru mudi dan ABK melompat ke Sungai Mahakam, saat diamankan polisi pada Rabu (10/2/2021) hari ini sekitar pukul 11.30 WITA di kawasan Kelurahan Mesjid Samarinda Seberang, usai muat batu bara sisa yang, berada tak jauh dari Jembatan Mahkota II.[]
Penulis : Nancy
Editor : Rusdi