“Bukan Covid-19 ya. Tapi penyakit jantung dan diabetes, ” kata Sumiati ditemui di lokasi kejadian.
Sumiati mengaku, Asrama Putri tersebut sudah lama tidak ditinggali.
"Pria tersebut baru aja kayaknya tinggal disitu," katanya.
Salah satu warga yang menggalang donasi di lampu merah, Hendra mengaku dirinya dimintai tolong oleh seorang pria yang keluar dari asrama putri dan berkata agar bisa memeriksa kondisi temannya itu.
Hendra, lalu ke asrama tersebut melihat kondisi yang bersangkutan, dan ternyata benar sudah meninggal dunia.
“Dia keluar minta bantu lihatin, saya bilang enggak perlu sudah enggak ada lagi itu. Enggak bisa juga sembarangan kita pegang,-pegang mayat, karena sudah meninggal, ” jelasnya.
Hendra memperkirakan kakek tersebut sudah dua hari meninggal, dikarenakan kondisi lengan kiri dan kanan yang sudah membusuk.
“Dua hari sih itu kayanya,” sebutnya.
Selanjutnya, Hendra pun menelpon pihak kepolisian. Tak lama kemudian, polisi dan mobil ambulan tiba dilokasi kejadian, untuk melakukan evakuasi.
Kapolsek Tenggarong Iptu Rachmat Andika Prasetyo belum mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai identitas.
"Saat ini masih ditangani oleh Tim Inafis Polres Kukar, " katanya.[]
Penulis: Sabri
Editor : Rusdi