Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari empat orang tersebut, peristiwa nahas itu bermula ketika mereka berlima termasuk Muhammad Al Fayed, jalan-jalan menggunakan ketinting dari Harapan Baru, menuju kawasan dermaga di belakang Mahakam Square Jalan Untung Suropati Sungai Kunjang.
Berselang 10 menit, kemudian mereka pun berpindah ke bawah Jembatan Mahakam dan tak lama Muhammad Al Fayed yang berperawakan kurus tersebut, mengatakan kepada teman-temannya jika ia hendak berenang.
Tetapi, rekan-rekan korban sempat melarang karena melihat kondisi saat itu arus Sungai Mahakam cukup deras. Sayang, Muhammad Al Fayed tetap nekat terjun dan tidak mendengar apa yang dikatakan teman-temannya.
"Jadi dia langsung buka celana dan hanya menggunakan celana pendek warna putih, kemudian buka baju dan langsung berenang," tutur AKP Pamuji saat ditemui Mako Polair Polresta Samarinda Selasa (19/1/2021) hari ini.
"Jadi, salah satu temannya sempat mengambil video dengan kamera ponselnya, saat Al Fayed berenang. Dan kami tanya kenapa tidak ditolong, temannya mengatakan pemuda itu masih tertawa, ya karena mereka pikir hanya bercanda saja," sambungnya.
Tak lama rekanya melihat, pemuda itu terlihat lemas dan sontak membuat rekannya ini langsung melompat ke ketinting yang mereka gunakan.
"Saat mesin ketinting menyala dan akan menolong, pemuda itu sudah menghilang, tidak timbul lagi," tandasnya.
Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian, dengan penyisiran di sekitar TKP dan titik-titik diduga terbawa arus sungai.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi