Kapolsek Sungai Pinang Kompol Rengga Puspo Saputro melalui Kanit Reskrim Iptu Ahmad Wira kepada korankaltim.com menjelaskan, sesuai keterang saksi di tempat kejadian, saat itu JL datang ke rumah Roji dengan membawa kampak. Roji sendiri saat itu dalam posisi sedang berjemur di depan jendela di dalam rumahnya karena diketahui bapak tiga anak itu sakit stroke.
JL tiba-tiba masuk rumah dan langsung menebas kepala bagian belakang Roji dengan kampak sebanyak dua kali hingga tewas. Kejadian tersebut disaksikan anak perempuan Roji yang kemudian langsung mendorong JL dengan tujuan menyelamatkan ayahnya.
"Saat itu, anaknya mau menyelamatkan ayahnya, tetapi didorong JL, setelah itu datang warga mengamankan JL. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum," kata Wira.
Keterangan warga sekitar, JL memang ODGJ sehingga polisi terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada untuk memeriksa kondisi kejiwaan JL saat kejadian berlangsung.
"Kami tidak langsung percaya begitu saja, walaupun dia memiliki kartu kuning, kami selidiki dulu dan koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengetahui apakah nantinya pelaku bisa memperyanggung jawabkan perbuatannya atau tidak," jelas Wira lagi
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur