Setelah mendengar suara teriakan tersebut, petugas keamanan mall pun langsung mengecek asal suara. Saat tiba, ia telah melihat pemuda ini telah tergeletak dengan posisi tengkurap, seperti terjatuh dari lantai atas. "Saat itu, korban masih sadar, dengan kondisi cukup parah, karena luka berat dibagian kepala," tuturnya saat dikonfirmasi Senin (3/1/2021) hari ini.
"Setelah kejadian itu, saksi langsung melapor ke kami dan korban dievakuasi ke RS Hermina untuk dilakukan perawatan," sambung Bambang. Tetapi lanjut Bambang, setelah tiba di rumah sakit nayawa korban tak tertolong, akibat luka berat yang dialami tersebut. "Iya, saat sampai di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong," ujarnya.
Kemudian, pasca korban dievakuasi, anggota pun langsung melakukan penyelidikan, dengan melakukan penelusuran ke sekitar lokasi, tepatnya P5. Di sana petugas mendapati satu unit mobil xenia KT 1807 NK warna silver, sedang terparkir, yang diduga milik korban. "Kami melakukan penelusuran ke lantai 5 parkiran, kami temukan ada mobil, diduga milik korban. Jadi, kunci mobil itu masih menempel dan pintu tidak dikunci, termasuk dompet korban juga ada," terangnya.
Untuk lebih memastikan lagi pihaknya, langsung melakukan koordinasi kepada pihak mall untuk memperlihatkan kamera pengintai di sekitar parkiran tersebut. "Sudah kami koordinasikan, tetapi baru bisa dibuka besok (hari ini) kalau kantor pengelola mall aktif. Jadi, kami belum bisa menduga-duga dulu penyebab korban ini terjatuh," pungkasnya.
Untuk diketahui pasca dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD A.W.Sjahranie, guna dilakukan visum. Dari pantauan di lapangan saat ini dari pihak Inafis Polresta Samarinda persiapan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi