Tak berselang lama, relawan bersama dengan Basarnas pun datang dan turut mencari bocah malang itu. Penyisiran pun dilakukan warga dengan menggunakan perahu kayu, serta jala, pasalnya pasca hujan arus sungai cukup deras.
Kurang lebih 1,5 jam pencarian yakni pukul 18.00 WITA, tubuh mungil Reza yang terbawa arus kurang lebih sejauh 50 meter, berhasil ditemukan, tetapi sayangnya nyawa bocah itu tidak selamat.
Dan jasad bocah itu pun langsung dievakuasi oleh Basarnas bersama dengan relawan Inafis Polresta Samarinda ke rumah duka, tak jauh dari lokasi kejadian.
Saat jenazah anak keempat dari lima saudara tersebut tiba sontak M Akmal, ayahnya dan Aji Afrianti, ibunya menangis histeris serta kakak korban. "Iya, awalnya dia salto dari atas, terus tenggelam. Karena gak timbul-timbul saya langsung lari kasih tahu warga, dan langsung dicari," kata Tegar (9) yang ikut berenang bersama.
Sementara Kapolsek Sungai Pinang, AKP Rengga Puspo Saputro melalu Kanit Reskrim Iptu Ahmad Wira mengatakan saat mendapatkan laporan pihaknya bersama anggota langsung menuju lokasi.
"Jadi, saat ditemukan anak ini sudah tidak bernyawa dan tidak ditemukan adanya indikasi tindak kejahatan. Dan untuk jenazah langsung dibawa ke rumah duka, karena permintaan dari orang tua korban," pungkasnya.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi