Dijelaskannya untuk ring satu tempat pelaksanaan kegiatan sidang pleno lantai dua, ring dua di lantai satu pintu masuk hingga lobi hotel serta seluruh area sekitarnya.
"Semua kami siagakan, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, termasuk mengamankan para komisioner KPU dan Bawaslu," tuturnya.
Sementara, untuk ring tiga berada di Jalan Pangeran Diponegoro hingga masuk ke dalam parkiran.
"Untuk di jalan nantimya dari unit Satlantas melakukan rekayasa lalu lintas, dengan melakukan pengalihan arus, mencegah kemacetan," terangnya.
Selain itu, pihaknya juga mengerahkan armada untuk di standbykan, sejak Selasa (15/12/2020) tadi malam.
"Ada barakuda brimob dua unit, mobil water canon, raisa (pengurai massa), tambora, 8 unit kendaraan patroli, satu unit ambulance kesehatan, serta kendaraan patroli gabungan polres dan brimob serta TNI 20 unit," bebernya.
Andi juga, mengaku telah menyiapkan personel cadangan untuk melakukam patroli skala besar, di titik-titik rawan seperti Kantor KPU dan Bawaslu Samarinda, termasuk gudang logistik KPU.
"Pengamanan kami juga pertebal di titik-titik tersebut. Termasuk, patroli skala besar di posko pemenangan para paslon," imbuhnya.
"Dan kami juga standbykan pasukan anti huru hara, apabila ada aksi dari massa yang. Apabila terjadi tindakan anarkis, kami sudah standbykan personilnya," sambungnya.
Untuk jumlah kekuatan personil sebanyak 325 personil, dengan di back up brimob dengan jumlah personel 115 serta 80 personil TNI.
"Jadi, semua personel sudah kami siapkan dan siagakan," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi