Sementara, truk berplat merah tersebut terguling dan menghantam pohon di tengah median jalan, sedangkan sopir truk juga mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Sekretaris DLH Samarinda Umar Shodiq mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait dengan kecelakaan yang melibatkan truk milik DLH tersebut.
"Kami sudah dapat laporannya, yang jelas untuk pengendara motor saat ini sudah dirawat di SMC (Rumah Sakit Samarinda Medika Citra)," ujarnya.
"Nantinya kami akan tanggulangi dan mengurus ke kepolisian, jasa raharja kami urus dan motor yang rusak kami urus juga," sambungnya.
Saat ditanya terkait dengan kelayakan truk tersebut, pihaknya belum mengetahui secara pasti. Karena, untuk sopir truk belum bisa dimintai keterangan.
"Sopirnya masih dirawat, jadi belum bisa minta keterangannya, tetapi informasinya itu, mesin tiba-tiba mati saat di tanjakan, nah saat mau di ganjal, mungkin terlepas dan mundur," bebernya.
Yang jelas lanjut Umar, terkait perawatan unit truk itu pihaknya mengaku DLH sendiri memiliki bengkel atau workshop sendiri.
"Perawatannya rutin dilakukan, karena kami punya bengkel sendiri, kalau misalnya ada yang rusak diperbaiki. Tetapi, kalau kelayakannya langsung tanya ke Kabid Pengelolaan Sampah," tandasnya.
Sementara Kabid Pengelolaan Sampah, Iswanto mengatakan untuk truk tersebut diakuinya masih layak jalan.
"Truk itu rasanya masih layak pakai, tetapi namanya musibah kita kan gak tahu juga ya. Tetapi, nanti kami mintai keterangan sopirnya dulu," tuturnya.
Saat disinggung terkait dengan perawatan truk tersebut pihaknya mengaku tergantung dari sopir truk.
"Tergantung sopir truknya, kalau ada keluhan baru nanti dimasukkan ke bengkel, dan bengkel ini selalu stand by terus," pungkasnya.
Terpisah, Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Ramadhanil melalui Kanit Laka Lantas, Ipda Henny Merdekawati mengatakan pasca kejadian tersebut, petugas Satlantas langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Jadi, dari pihak DLH nantinya akan bertanggung jawab, ini mau diselesaikan secara kekeluargaan, semua kerusakan akan diganti dan menanggung pengobatan korban," ungkapnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi