Seperti diberitakan sebelumnya, WN mampir ke warung kopi yang berada di kawasan jalur dua Samarinda - Tenggarong, dan bersepakat untuk melakukan hubungan badan dengan SI, si empunya warung, dengan tarif tertentu. Tapi, alih-alih menunaikan hajatnya, WN justru menganiaya SI secara membabi-buta dengan palu, karena kepincut melihat perhiasan yang dikenakan SI.
Ayah dua anak tersebut mengaku, sebelum mampir ke kopi pangku tersebut, ia bermain judi di kawasan Embalut Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar).
"Cari uang untuk bayar utang judi," kata WN saat ditemui di Mako Polsek Samarinda Ulu Senin (23/11/2020).
"Bayar utangnya sama teman-teman kerja, saya lupa berapa, karena nyicil sama beberapa orang," sambungnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dia juga mengaku baru pertama kali mampir ke kopi pangku tersebut.
"Saya baru pertama kali kesana," singkatnya.
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi