Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah menjelaskan awal kejadian Selasa (17/11/2020) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA, saat itu Gusti didatangi kedua pelaku, yang sejak awal memang telah berniat untuk mengambil HP milik korban. Tetapi, niatnya tersebut terhenti sejenak, pasalnya saat itu tiba-tiba rekan korban yakni Zidan datang.
"Setelah rekannya ini datang dan duduk bersama, kedua pelaku pun mendatangi korban, dengan berpura-pura meminta rokok, setelah diberikan rokok, kemudian pura-pura menunjukkan sebuah foto dari HP pelaku, apakah mengenal orang tersebut," ungkapnya.
"Itu, semua hanya modus pelaku saja, setelah menanyakan itu, pelaku berinisial AP pun langsung mendorong saksi yang selamat yakni Zidan ke sungai, kemudian disusul oleh pelaku utama yakni JS mendorong Gusti" sambungnya.
Usai melakukan aksinya tersebut, keduanya pun langsung mengambil HP milik Gusti yang saat didorong tersebut langsung tenggelam. "Dia ambil Hp korban, kemudian kabur," imbuhnya.
Tak sampai disitu saja, ternyata usai melakukan aksinya kedunya kembali melakukan kejahatan, dengan melakukan penjambretan Hp di kawasan Samarinda Seberang.
"Malamnya mereka beraksi menjambret Hp di Samarinda Seberang. Setelah aksi penjambretan ini barulah salah satu pelaku yakni JS langsung berusaha kabur ke Pare pare, dan disana diringkus, karena sempat melakukan perlawanan, akhirnya kami memberikan tindakan tegas menembak kakinya dengan terukur," tutup Yuliansyah. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur